26 Jun Pengalamanku bikin paspor anak
Membuat Paspor dengan Layanan Paspor Online? Susah nggak sich ?
Sudahkah mommies mencoba menggunakan Layanan Paspor Online dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk WNI di Indonesia? Saya sudah mencobanya walau awal2nya gagal namun akhirnya saya mendapatkan 1 paspor untuk anak saya Chrissy
Bagaimana cerita nya ? Heheh… Well dimulai dari rencana kami untuk jalan2 bersama ke negara seberang yang deket2 saja. ke Singapore & Malaysia, saya ingin sekali mengajak anak saya pergi bareng, seru kayanya kalau pergi sama sama
Setelah mencari tahu kesana kemari, kekanan kekiri, browsing sana sini ternyata sejak beberapa tahun belakangan Dirjen Imigrasi tidak melayani lagi pembuatan paspor secara datang langsung (hiks) Trus bagaimana ya ? owh ternyata sekarang menggunakan Apps Layanan Paspor Online, Oh iya yang belum tahu , ini layanan hanya untuk antrian nomor saja ya bukan pembuatan paspor secara online (awalnya saya pikir demikian) ^^
Menurut saya Layanan antrian paspor online sangat membantu kita yang pekerja – pekerja keras ini
Bayangkan sodara sodara, jika kita sudah datang subuh-subuh kemudian di imigrasi sudah antrinya mengular, Jaman saya apply paspor pertama kali antrinya harus jam 2 pagi
jika mau dapat anterian, dan bayangkan jika nomor antrian sudah habis , sia-sialah kita datang. Waktu terbuang percuma apalagi sekarang ini
Bill Gates bilang “Waktu adalah KOMODITAS yang SANGAT BERHARGA” dan itu saya aminin.
Okey, kembali lagi mommies .. Tapi apakah Layanan Paspor Online itu mudah di akses ?
Nah ini yang membutuhkan pengupayaan yang haqiqi, pengalamanku perlu trik & tips khusus supaya bisa masuk antrian di App Layanan Paspor Online.
Jadii yaa berhubung peminat pembuat paspor di Indonesia sangat banyak, antriannya selalu penuh untuk 1 minggu kedepan.
Sampe penasaran aku tuh, gimana cara biar bisa dapet kuota nomor antrian . tiap buka apps notifikasinya adalah “Quota Sudah Habis”
Jawabannya kutamukan setelah membaca blog missnidy.com yang ternyataa dia juga dapat kasus yang sama hehehe.. disitu disarankan untuk mencoba di hari Minggu, karena setiap hari tersebut, Kuotanya baru di refresh. dia saranin buka nya pagi2 atau subuh subuh pas quotanya masih banyak.. berbekal informasi yang maha penting tadi akhirnya saya coba untuk itongkrongin tu apps setiap jam, dapatlah registrasi jam 2 malam (jangan tanya how nya yah.. pasang alarm segala nih)
daaan Yepp!! BERHASIL Sodara- sodara !! tapiii dapatnya di Imigrasi Serang yang jaraknya 72kilo ato kurleb 1,5 jam dr rumah saya,
Jadi di Layanan Paspor Online ini apabila Quota di Imigrasi sekitar tempat tinggal kita sudah penuh maka diarahkan ke kantor imigrasi terdekat yang masih ada Kuotanya
Menurut saya itu tidak masalah sih yang penting sudah pasti dapat antrian dan yang membuat saya sangat senang , Layanan Imigrasi Kota Serang sangat baik, saya bikin passport untuk anak saya umur 1 tahun 6 bulan ( next akan saya share tips n triknya karena ini super duper dramaa korea, hahahaha.. gue menghabiskan waktu 4 jam buat antri foto sampe kantor imigrasi nya tinggal 2 ekor anak yang sama sama nangis kalo di foto wkkwkwkwk)
So buat mommies yang masih bingung , ini flow nya gini yaa
- Download aplikasi Layanan Paspor Online (saat itu tampilan apps nya seperti dibawah ini – gambar 1. )
- Siapkan data data pendukung untuk online registrasi (untuk NIK anak bisa dilihat di Kartu Keluarga, Nama Pemohon di aplikasi sesuai KK & Tanggal lahir)
- Jika sudah berhasil berikut ini tampilannya (gambar 2), setelah itu kita ke klik ke menu Antri Paspor dan disini kita masukkan data2 pemohon , informasi yang saya dapat 1 account bisa di gunakan untuk 4 data pemohon . Jadi misalnya seorang Ayah bisa membuatkan untuk istri dan 2 orang anaknya jadi tidak perlu membuat account sebanyak 4 orang , sangat membantu sekali bukan
- Langkah ke 2 adalah menentukan kantor imigrasi mana yang masih ada Kuotanya, disana akan ada pilihan kantor- kantor imigrasi terdekat yang bisa kita tuju berurutan berdasarkan jarak terdekat. Karena 2 kantor tersebut sudah penuh kuotanya maka tidak dapat saya pilih (tombol menu freeze) jadi langsung di arahkan ke kantor imigrasi serang yang masih ada kuotanya
- Setelah di pilih maka akan ter-create jadwal antrian (gambar 3) dan yess.!! Semudah itu membuat nya diatas tempat tidur dan tidak perlu datang ke kantor imigrasi subuh subuh
- Tiba hari yang dijadwalkan siapkan dokumen2 yang dibutuhkan dan jangan lupa datang 1 jam sebelumnya supaya ada waktu mengisi form yang ada disana (kalau tidak salah untuk paspor anak ada 5 form)
Trus dokumen apa saja yang dibutuhkan :
- E-KTP Orang tua (Ayah & Ibu)
- Akte Kelahiran (anak)
- Kartu Keluarga
- Buku Nikah / Akte Perkawinan
- Paspor Orang Tua (jaga-jaga jika diperlukan, waktu itu saya tunjukkan ke petugas imigrasi)
- Surat Pernyataan Orang Tua (ada form nya di sana)
- Surat kuasa bermaterai apabila salah satu orang tua tidak hadir
Trus Saran saya ni momies :
- sebaiknya kedua orang tuanya hadir apabila membuat paspor anak, tapi jika memang tidak bisa hadir, baiknya untuk ayah/ibu yang tidak bisa hadir, standby HP nya apabila di butuhkan karena dalam pembuatan surat kuasa ini nanti sesuai permintaan pihak Imigrasi (tidak ada format khususnya)
- Apabila salah satu pihak yang tidak hadir harus segera membuat surat kuasa , waktu itu suami saya tidak bisa ikut jadi saya ada menunggu dia membuat surat kuasa dulu di kantor dia bekerja, kemudian di kirim via WA / email kemudian bisa saya print ditempat foto kopi dipinggir jalan sekitar imigrasi dan disusulkan ke petugas imigrasi
- Setelah semua dokumen lengkap, maka tinggal menunggu antrian interview dan foto di dalam kantor imigrasi, setelah itu akan diberikan form untuk pembayaran. Ada mobil bank yang parkir disamping kantor Imigrasi jadi bisa bayar disitu sekalian, biayanya kurang lebih 400.000 rb rupiah (gambar 4). Setelah itu tinggal di kirim bukti bayar nya dan selesai . minggu depan sudah bisa di ambil paspor nya.
Yey! Chrissy akhirnya ikut halan halan dengan mama papa (gambar 4)
No Comments